Card image cap

Sucikan Harta dengan Zakat, Infak & Sedekah

Jika di tengah bertambahnya harta tapi jiwa tetap gelisah dan terus merasa kurang atau jika merasakan tidak tenang ketika kita bisa membeli apa saja. Coba tengok lagi bagaimana jalan kita memperoleh kekayaan tersebut. Adakah usaha tidak halal yang kita tempuh? Jika kita sudah merasa benar meraihnya, lalu bagaimana distribusi harta tersebut kita alirkan? Sudahkah sebagian kita berikan kepada mereka yang berhak? 


Tak jarang mereka yang sudah mendapat Gaji dan Bonus tetap merasa belum cukup dengan yang diraihnya lalu bergumam, “seandainya saya dapat segini dan segini,” sehingga dia lupa untuk berbagi kepada mereka yang berhak menerimanya. Abu Laits Samarqandi menyebutkan ada tiga golongan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Pertama mereka yang bertakwa, kedua mereka yang dermawan meskipun dia miskin, ketiga mereka yang rendah hati meski kekayaannya berlimpah. Inilah tiga hal yang kadang kita lupa. 


Kita mengaku ingin dicinta Allah SWT, tapi justru lebih sayang dengan harta benda ketimbang diri sendiri. Kita lebih rela menyimpan harta dan semakin jauh dari Allah SWT daripada berbagi kepada sesama. Seperti air yang bersih jika ia mengalir, begitu juga harta yang kita punya. Ada milik orang lain yang berhak dalam harta yang kita punya, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Jika kita menahannya, maka harta yang baik akan tercampur dengan yang kotor.


Manakala memperoleh rezeki, haruslah kita keluarkan hak orang, bisa lewat sedekah, infak, 

sumbangan anak yatim, dan (kewajiban) zakat. Bahwa dalam setiap harta terdapat hak orang lain (orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta-minta). (QS. adz-Dzariyat: 19). Dan sesungguhnya Allah telah mewajibkan kaum Muslimin untuk mengeluarkan zakat yang diambil dari mereka yang kaya lalu diserahkan kepada fakir miskin dari mereka. (HR Bukhari Muslim). 


Yuk sahabat, kita bersihkan harta kita dari hak-hak orang lain dan janganlah kita bersifat bakhil atas harta yang telah Allah titipkan kepada kita. Semoga Allah ringankan hati kita untuk menunaikan zakat, berinfak dan juga bersedekah. Bisa jadi di sekeliling kita ada mereka yang tiap malam sulit memejamkan mata karena menahan lapar, sementara kita asyik terlelap akibat kekenyangan. Jangan lagi ada alasan sibuk atau tidak cukup waktu karena saat ini banyak pilihan cara untuk membayar zakat, Infak dan sedekah kita. 


Sudah banyak Platform Digital yang menawarkan kemudahan dalam membayar Zakat, Infak dan Sedekah hanya melalui smartphone kita. Jika kita sudah menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah, jangan lupa berdoa agar Allah SWT menerima semua amalan kita, dan memohon segala hajat kita untuk dimudahkan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Oleh : Andriyas Eko, S.TP Direktur Fundraising LAZNAS Yatim mandiri

Sebarkan Kebaikan Anda

logo
Graha Yatim Mandiri
Jalan Raya Jambangan No.135-137 Surabaya
08113701100
infak@yatimmandiri.org

Temukan Kami Di