Card image cap

Empat Manfaat Berkurban

Dalam islam, idul Adha dan Idul fitri merupakan dua hari besar yang selalu ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Pasalnya terdapat ibadah khusus yang dilakukan berkenaan dengan hari tersebut. Setelah sebulan penuh orang berpuasa saat bulan ramadhan, maka datanglah hari kemenangan bagi mereka, yaitu Idul Fitri.


Begitu pula dengan Idul Adha, pada hari tersebut, orang-orang akan menyembelih hewan (sapi, kambing, domba, unta dan sejenisnya) dan dibagikan kepada sesama. Namun apa manfaat dari berkurban? yuk simak beberapa penjelasan berikut:


  1. Mendekatkan Diri Kepada Allah Ta’ala


Sejatinya setiap ibadah dan amal sholeh yang kita lakukan itu akan mendekatkan kita kepada Allah Ta’ala. Selain menjadi amal kebaikan, ibadah yang kita lakukan akan senantiasa menaungi kita saat di alam barzah serta hari akhir kelak.


Kata Kurban sendiri berasal dari bahasa arab qariba, yaqrabu, qurban, qurbanan wa qirbanan, yang berarti dekat. Dalam makna lain, kurban juga berarti mendekatkan diri kepada Allah dengan menyembelih hewan ternak.


  1. Sebagai Bentuk Syukur


Selanjutnya, berkurban merupakan salah satu bentuk rasa syukur yang ditunjukkan oleh seorang hamba kepada Rabbnya atas nikmat yang telah ia peroleh. Selain sebagai ritual ibadah kepada Allah, berkurban juga merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. Sebab, daging hewan kurban yang ada akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di wilayah tersebut.


“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim: 7)


  1. Bentuk Ketaatan Kepada Allah Ta’ala


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


"Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)," (QS. Al-Hajj 22: Ayat 34)


  1. Menjauhkan Diri Dari Sikap Tamak


Berkurban bukan saja dilakukan oleh orang-orang yang mampu, namun banyak kisah yang telah membuktikan bahwa siapa saja bisa melaksanakannya asalkan ada kemauan. Banyak orang yang hanya dengan penghasilan yang minim, namun ia berikhtiar untuk menabung agar bisa berkurban. Dan justru sebaliknya banyak orang yang berkecukupan harta namun enggan untuk berkurban.


“Barang siapa yang memiliki kelapangan untuk berkurban namun ia tidak berkurban, maka janganla ia mendekati tempat shalat kami.” (HR Ibnu Majah, Ahmad dan Hakim)


Info dan Konfirmasi infak dan kurban Whatsapp 08113701100

Sebarkan Kebaikan Anda

logo
Graha Yatim Mandiri
Jalan Raya Jambangan No.135-137 Surabaya
08113701100
infak@yatimmandiri.org

Temukan Kami Di