Card image cap

Menikah Muda(h) 

Sebagai seorang millennials, Siapa sih yang tidak ingin hari bahagianya terlihat indah, mewah, megah, dan membuat semua tamu terpesona? Jujur saja, sempat menginginkan itu di awal merencanakan pernikahan. Hunting lokasi ke sana ke mari kami lakoni. Harga puluhan juta yang kami dapat saat salah satu tempat hits di Surabaya kami tanya. Cukup terkejut.

Sampai akhirnya, kami memutuskan untuk menikah pada akhir 2019. Rencana ini baru muncul pada Agustus 2019 saat suami berniat untuk melamar saya di bulan September 2019. Suami memberi beberapa opsi tanggal pernikahan. April 2020, setelah Lebaran 2020, atau nekat pada Desember 2019. Pilihan terakhir ini ia tulis dengan bold dan warna merah.

Sempat shock. Namun, satu hal yang terlintas dipikiran saya. “InsyaAllah kita akan menikah. Kalau bisa cepat, kenapa harus pilih yang lama?” Dalam waktu tiga bulan, kami mempersiapkan semuanya. Mulai dari budgeting, sampai plan lainnya. Menginginkan menikah muda(h) memang menjadi cita-cita kami. Tentu agar tak semakin terjerumus dalam zina menjadi salah satu alasannya.

Namun, tak semudah itu yang kami bayangkan. Pihak keluarga, terutama keluarga saya, karena saya anak tunggal, sempat menginginkan sebuah pernikahan yang mewah. Sehingga saya harus membuat banyak plan budgeting untuk membandingkan.
Presentasi di hadapan ibu dan nenek saya lakukan. Alhamdulillah, setelah melewati berbagai diskusi, mereka pun setuju dengan pilihan menikah muda(h) saya. Budgeting, memang harus direncanakan paling awal. Kami pun setuju untuk menggelar acara pernikahan dengan budget tidak lebih dari Rp 30.000.000,- .

“Pray for the best, plan for the worst, and let Allah SWT for the rest” menjadi salah satu pegangan buat kami. Dan kami percaya, Allah SWT akan menolong hambaNya yang berniat baik. Siapa sangka, sejak awal merencanakan, kami dipertemukan dengan vendor-vendor baik dengan harga yang sangat masuk akal.

Kunci dalam menggelar pernikahan dengan budget minim adalah “harus mengalah”. Ya, harus mengalah dalam jumlah undangan, juga hal lainnya. Seperti jika kita ingin menyenangkan tamu dengan hidangan yang enak, bagian dekor harus mengalah. Misalnya diminimalisasi. Atau jika tamu kita rata-rata suka foto, bisa sediakan beberapa photobooth. Namun lebih minimal dalam hal hidangan.
Keinginan kami untuk menikah muda(h) memang terlihat tak masuk akal. Dengan budget minimalis, kami harus bisa membuat semua cukup untuk biaya KUA, catering, dekorasi, dokumentasi, baju pengantin, make up, dan segala kebutuhan yang tak terlihat lainnya. Niat baik kami untuk menikah, selalu Allah SWT mudahkan. Semuanya terjadi dengan cepat.

Dalam beberapa saat, kami bertemu dengan vendor dengan harga yang “masuk akal”. Bahkan vendor catering yang kami pakai, sangat jujur dalam jumlah penghitungan makanan. Hal yang jarang dilakukan vendor lain yang kami ketahui setelah hunting ke banyak vendor.

Kami tak ingin uang yang kami keluarkan sia-sia dalam sehari itu saja. Sehingga, untuk baju pengantin dan sepatu, kami memilih untuk membeli jadi. Dan tentunya bisa dipakai untuk ke depannya. Psst, celana, jas, serta sepatu nikah suami saya dipakai untuk bekerja lho. Begitu pula untuk make up. Saya tak rela uang jutaan hanya untuk make up yang dipakai beberapa jam. Hehe. Alhamdulillah, seorang saudara bisa membantu make up dengan harga yang masuk akal.

Dalam menghitung jumlah undangan pun kami sangat rinci. Bukan berapa undangan yang kami hitung. Tapi berapa orang yang pasti akan datang. Saat itu, sekitar 400 orang yang kami undang. Dengan jumlah undangan yang tercetak sekitar 200 lembar. Undangannya pun simple, kami dibantu seorang teman dalam mendesain. Dan mencetak langsung di sebuah percetakan besar. Kami mendapat harga per undangan Rp1.500. Cukup murah. Dan undangan untuk teman yang jauh pun bisa dikirim via media sosial.

Oh ya, menikah mudah dan muda serta serba singkat ini, ternyata banyak hikmahnya. Kami merasa lebih bersyukur dengan apa yang kami lalui dan jalani sekarang. Pernikahan mudah dan muda ini pun debt free. Sehingga saya dan suami bisa menjalani rumah tangga baru ini dengan tenang. Serta insyaAllah bahagia.

Sebarkan Kebaikan Anda

logo
Graha Yatim Mandiri
Jalan Raya Jambangan No.135-137 Surabaya
08113701100
infak@yatimmandiri.org

Temukan Kami Di